ASALUSUL DESA LAMUK . Desa Lamuk adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Kejobong, Kabupaen Purbalingga. Di Desa Lamuk terdapat 2 SD dan 2 Madrasah yaitu SD N 1 Lamuk dan SD N 2 Lamuk, sedangkan madrasahnya ada MI Muhamadiyyah Lamuk dan Mi Ma'arif Lamuk.
Desa Kedungbenda Berasal dari kata Kedung atau tempat dan benda atau harta. Daerah yang banyak harta peninggalan jaman megalitikum, dibuktikan dengan ditemukanya Lingga Yoni yang melambangkan laki-laki dan perempuan. Konon ceritanya apabila terjadi musim kemarau yang panjang sampai 1 tahun lebih sehingga tempuran congot sungai klawing dan serayu mengering pernah ditemukan emas oleh beberapa penambang pasir dan sampai sekarangpun masih dipercaya terdapat peninggalan berupa emas yang terdapat di congot tersebut. Dan dapat dikatakan wilayah tersebut banyak meninggalkan harta karun. berdasar website resmi pemerintah desa kedung benda diperoleh juga beberapa informasi tentang desa Kedungbenda antaralain Desa Kedungbenda dibagi menjadi lima wilayah Kepala Dusun Kadus dan beberapa grumbul. Nama-nama grumbul yang cukup terkenal adalah sebagai berikut โ Grumbul Sokasada โ Grumbul Larangan Lokasi Panembahan Drona masuk wilayah ini โ Grumbul Candukmarga โ Grumbul Congot โ Grumbul Kedungbenda โ Grumbul Beji โ Grumbul Kebanggan Termasuk Blok Jongkeng โ Grumbul Jero Tengah Lokasi Balai Desa di grumbul ini; Sibata โ Grumbul Karangsari Termasuk Blok Menusan dan Blok Krobokan โ Grumbul Lorog โ Grumbul Degul โ Grumbul Karag โ Grumbul Tambangan Kalianja โ Grumbul Kedungjati Termasuk Blok Jatirokeh โ Grumbul Sempor Kidul Keseluruhan wilayah desa merupakan lahan tadah hujan. Sumber mata air alam hanya berada di Belik Endut yang masuk wilayah Grumbul Lorog. Sumber mata air alam ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitarnya. Sedangkan mata air Pereng-Kedungjati yang sekarang dipergunakan sebagai sumber air Pamdes Pamsimas, merupakan mata air munculan sebagai akibat dari ledakan dinamit saat dilakukan ekplorasi jalur pencarian sumber minyak oleh Pertamina. Lahan yang masih dapat dipergunakan sebagai sawah tadah hujan berada di Grumbul Larangan Lor, Candukmarga Lor, Beji Lor, Blok Jongkeng sampai Tambangan, Lorog dan Degul. Lahan lainnya merupakan tanah Derik dan Pekarangan. Grumbul Kedungbenda, sebagian Degul, Karag, dan Congot merupakan tanah lempung. Hampir semua pelosok desa transportasinya sudah terbuka dan dapat dikunjungi karena telah dibangun jalan desa sebagai penghubung. Jalan Kabupaten berada di sebelah utara menghubungkan Sokasada perbatasan Bokol sampai Tambangan Kalianja sebagai jalan utama. Transportasi umum belum tersedia. Aliran listrik dan Pamdes telah tersedia. AsalMula Berdirinya Museum Perumusan Naskah Proklamasi; Asal Mula Pancasila dan Dokuritsu Junbi Cosakai; Asal Usul Desa Maron . 24 April 2011 03:43 Diperbarui: 27 September 2015 15:40 3957 18 23 + Laporkan Konten. Laporkan Akun. Lihat foto 13036169121019095020. Hari masih pagi benar. Nahlangsung saja kita masuk pada asal usul desa kecepit yang dituturkan oleh Suwono kepala desa kecepit, melalui sekertarisnya Masykuri. menurutnya asal usul nama desa kecepi itu ada dua versi, yang pertama pengambilan nama kecepit itu dari letak geografis desanya yang memang terjepit (kecepit) "di antara dua sungai, sebelah selatan sungai comal dan sebelah utara sungai torong."ungkapnya. PolresMadiun - Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Bhabinkamtibmas Desa Kedondong AIPDA JUJUK EVENDI melaksanakan Binluh dan Bansos terhadap Binluh Terhadap Pelajar Asal Papua Yang Tinggal Di Wilayah Desa Kedondong Kec.AsalUsul Badarawuhi, Lelembut Penunggu Desa Penari yang Terusir dari Kerajaan Pantai Selatan. Arya Ravato Bagasraga, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 01:03 WIB. Pasalnya, dalam cerita KKN di Desa Penari, sosok ini merupakan antagonis utama dalam cerita, dan kehadirannya selalu tak diharapkan oleh para tokoh yang terlibat.AsalUsul Raja Negeri Jambi Jambi adalah salah satu nama provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera. Provinsi yang beribukota Jambi ini merupakan bekas wilayah Kesultanan Islam Melayu Jambi (1500-1901 M). Konon, jauh sebelum adanya wilayah kesultanan ini, di negeri Jambi telah berdiri lima buah desa, namun belum memiliki seorang. EYD8.